Jumat, 18 Februari 2011

Apa Itu Open Source?

Mengenal apa itu open source
Mungkin kita pernah mendengar orang berbicara mengenai open source tapi kita tidak mengerti apa itu open source. Sebelum kita mengetahui tentang open source ada baiknya kita mengetahui pengertian source terlebih dahulu. Source adalah perintah – perintah yang digunakan untuk membuat aplikasi. Jadi open source adalah source yang terbuka. Maksudnya bila kita bisa mengetahui source penyusun suatu software maka itu disebut open source. Tapi tidak cukup dengan hanya mengetahui saja tapi jika kita bebas menggunakan, mengembangkan, menyebarluaskan atau menggandakan aplikasi tersebut tanpa harus membayar izin atau lisensi kepada pembuat aplikasinya.
Open source software
Jika kita sudah mengerti apa itu open source selanjutnya kita pelajari tentang open source software. Open source software adalah software yang membuka / membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kesalahan atau kekurangan pada software tersebut. Dan salah satu keunggulannya adalah Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Pada umumnya orang mendapatkan software ini dari internet.
Konsep open source software pada intinya adalah membuka source code dari sebuah software. Dengan mengetahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Open source hanya sebatas itu. Artinya, tidak harus gratis. Kita bisa saja membuat perangkat lunak yang kita buka kode sumbernya, mempatenkan algoritmanya, medaftarkan hak ciptanya, dan tetap menjual perangkat lunak tersebut secara komersial.
definisi open source yang asli seperti tertuang dalam OSD (Open Source Definition) yaitu:
Free Redistribution. Dalam hal ini lisensi tidak membatasi pihak yang menjual dan yang memberikan software sebagai bagian dari distribusi software, dimana lisensi tidak membutuhkan royalti atau bayaran lain dari distribusi tersebut.
Source Code. Program harus termasuk source code dan mengizinkan distribusi dalam bentuk source code dalam format sebaik mungkin. Harus diumumkan dengan baik cara untuk mendapatkan source code, dan download dari internet tanpa dikenakan biaya. Source code harus lengkap, sehingga sengaja memperumit source code tidak diizinkan.
Derived Works. Lisensi harus membolehkan modifikasi dari karya yang didapat. Dan harus membolehkan distribusi kembali atas software dan source codenya di bawah lisensi dari software aslinya.
Integrity of the Authors Source Code. Lisensi harus mengizinkan pendistribusian kembali dari source code yang telah dimodifikasi. Selain itu, lisensi juga harus membolehkan karya yang membawa perbedaan nama atau nomor versi dari software aslinya.
No Discrimination Against Persons or Groups. Lisensi tidak boleh mengadakan diskriminasi melawan orang atau kelompok manapun.
No Discrimination Against Fields of Endeavor. Lisensi tidak boleh membatasi siapapun untuk menggunakan program di bidang tertentu. Misal ada lisensi yang melarang penggunaan softwarenya untuk bidang kedokteran atau perusahaan. Hal ini sama sekali tidak diizinkan.
Distribution of License. Hak-hak yang ditetapkan pada program haruslah kepada semua program yang didistribusikan kembali tanpa campur tangan hal-hal lain.
License Must Not Be Specific to a Product. Hak-hak yang diberikan pada sebuah program tidak boleh bergantung pada bagian yang menjadi distribusi software. Jika program dilunsurkan dalam suatu lisensi, semua pihak yang ikut mendistribusikan kembali sebaiknya memiliki hak yang sama.
License Must Not Contaminate Other Software. Lisensi tidak boleh melakukan pembatasaan terhadap software lain. Misalnya, lisensi tidak boleh melakukan pemaksaan bahwa semua software yang didistribusikan dalam medium yang sama harus dalam lisensi Open Source juga. 
License Must be Technology-Neutral. Tidak ada lisensi yang didasarkan atas teknologi atau gaya perseorangan manapun.
Keberadaan open source software ini sangat ditunjang oleh internet. Mula-mula Open source software diambil dari internet kemudian digunakan oleh orang dan diperbaiki apabila ada kesalahan. Hasil perbaikan dari open source ini kemudian dipublikasikan kembali melalui internet yang memungkinkan orang lain menggunakan dan memperbaikinya. Dan begitulah seterusnya. oleh karena itu open source software akan terus berkembang dan tidak mungkin ketinggalan jaman.
Dalam segi keamanan penggunaan open source software cukup aman. Jika kita mengunakan software berlisensi kita tidak mungkin tahu apa saja perintah-perintah yang terjadi ketika kita meng-klik tombol instalasi software tersebut di komputer kita. Bila orang yang membuat software tersebut adalah orang jahat tentunya dia bisa menyisipkan perintah untuk menyalin data-data pribadi kita melalui software lisensi yang dia buat. Tentu kita tidak akan tahu maksud jahatnya bila belum melihat source yang dia buat bukan?. Tapi jika kita mengunakan software open source kita dapat melihat semua source dan perintah-perintah pemograman dengan jelas. Kita bisa mengetahui apakah ada kode jahat didalam aplikasi tersebut.
contoh open source software
  • PHP
  • MySQL
  • Linux
  • Apache (web server)
  • perl
  • fetchmail
Setelah melihat posting ini mungkin sekarang anda lebih mengetahui tentang open source. Jika anda ingin memperdalam pengetahuan anda tentang open source anda dapat bergabung dengan komunitas-komunitas / forum open source yang sekarang sudah banyak di internet. Dan anda akan mengetahui info terbaru tentang open source.

Closed Source
Closed source (proprietary) adalah jenis program komputer kode sumber pembangunan. Dengan closed source software, source code tidak dibagi dengan publik bagi siapa saja untuk melihat atau melakukan perubahan. Closed source adalah kebalikan dari open source 

Sebagian besar perusahaan yang menjual software mereka untuk uang membuatnya closed source untuk membuat lebih sulit bagi orang untuk mengubahnya atau menyalin secara gratis. 

Bahkan beberapa orang dan perusahaan yang memberikan software mereka secara gratis tidak menunjukkan kode sumber, karena mereka pikir itu tampak buruk, atau seseorang yang akan mengubah penulis 'nama-nama mereka sendiri (semacam plagiat ) tanpa membuat program dengan lebih baik. Beberapa program yang disebut " freeware "yang diberikan secara gratis, tetapi mereka tidak sama dengan free software bahwa setiap orang dapat melakukan apapun yang mereka inginkan. (http://simple.wikipedia.org/wiki/Closed_source)
 
Sumber : http://agungputrawidyanto.wordpress.com/ dan http://restava.wordpress.com/
Reiza Zulkarnaen
Jakarta, Reiza Zulkarnaen
Back to Reiza Zulkarnaen™

5 comments:

Open Source Lover mengatakan...

Mari beralih ke open source

Ade Malsasa Akbar mengatakan...

Saya titip lapak ya, Sobat? Saya bukan pengguna Windows tapi niat bicara Windows seperti dulu.

http://bukanpenggunawindows.blogspot.com/

Itu blog saya yang bicara mengenai belajar komputer untuk orang awam (berseri), membasmi virus tanpa antivirus (berseri), dan mengembalikan data yang terhapus. Blog saya juga bicara mengenai aplikasi gratisan seperti Kingsoft Office (calon pengganti Microsoft Office). Semoga bermanfaat.

nb: saya restava :)

Ade Malsasa Akbar mengatakan...

Masya Allah, Anda salafi, ya? Semoga Allah merahmati Anda, Sobatku...

Ayo main ke blog saya :)

mahasiswa teladan mengatakan...

saya mahasiswa dari Jurusan Informatika
Artikel yang sangat menarik, bisa buat referensi ini ..
terimakasih ya infonya :)

reizazulkarnaen mengatakan...

@Ade Malaska Akbar: Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala merahmati anda pula, sobatku

@Mahasiswa Teladan: sama-sama :)

Posting Komentar

Mohon memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel. Komentar Anda akan kami review dahulu sebelum ditampilkan !!!